Memerhatikan oli mesin pada motor matic wajib dilakukan agar kondisi mesin tetap awet dan aman saat digunakan.

Secara umum setiap oli mesin motor matic memiliki fungsi yang sama, namun setiap oli memiliki kode berbeda-beda sehingga harus disesuaikan dengan kondisi motor seperti usia.

Berikut tips memilih Oli Motor Matic Terbaik yang pas dilansir dari berbagai sumber

Pertama, kenali jenis kopling yang ada pada motor matic. Meskipun terdapat dua jenis kopling yang ada pada mesin motor matic, yaitu kopling kering dan kopling basah, namun kebanyakan motor matic menggunakan kopling kering.

Untuk jenis mesin ini pilihlah oli dengan kode JASO MB yang sesuai dengan rekomendasi lembaga pengecek standar kualitas oli di Jepang.

Kedua, kamu juga perlu mengetahui tingkat kekentalan pada oli, karena hal ini berpengaruh pada tarikan motor saat dijalankan. Umumnya, kekentalan oli motor ditandai dengan SAE (Society of Automotive Engineering).

Sebagai contoh, ketika dalam kemasan kamu menemukan kode SAE 10W-30, ini berarti angka sebelum W (winter) merupakan kekentalan oli saat suhu mesin dingin, dan angka setelahnya kondisi kekentalan oli saat motor digunakan.

Ketiga, perhatikan volumenya. Biasanya terdapat dua pilihan yang banyak dijual di pasaran, yaitu 1000ml dan 800ml, tinggal menyesuaikan saja sesuai dengan kapasitas mesin motor matic kamu.

Keempat, kamu juga perlu menyesuaikan oli sesuai usia motor matic. Biasanya terdapat kode API (American Petrolium Institute) seperti, SJ, SL, SM, SN. Berikut daftar kode API sesuai rekomendasi tahun pembuatan motor:

SJ: tahun 2001 ke bawah

SL: tahun 2004 ke bawah

SM: tahun 2010 ke bawah

SN: tahun 2010 ke atas

Kelima, kamu juga perlu memilih oli mesin matic yang berbahan sintesis atau biasa disebut full synthetic. Hal ini dikarenakan kandungan ethylene yang berfungsi memberikan pelumasan terbaik pada mesin. Selain itu oli cenderung lebih awet karena meskipun mesin dalam kondisi panas, oli tetap stabil.